kes131

SELAMAT DATANG DI MAS NEKO

Saturday, 14 February 2015

Pengalaman dinas di rumah sakit

selamat malam ku ucapkan untuk semua yang membaca blog saya,,,,,

    Di  sini saya akan berbagi pengalaman saya saat dinas di sebuah  rumah sakit terkenal di manado,
Dimana rumah sakit tersebut adalah rumah sakit kedua saya dinas setelah saya dinas di rumah sakit milik tni. dimana rumah sakit yang terkenal tersebut memiliki fasilitas yang bisa di katakan lumayan bagus walaupun tidak sebagus rumah  no 1 di indonesia, rumah sakit tersebut memiliki perawat yang cukup banyak dan dokternya pun banyak selain itu rumah sakit ini memiliki gedung baru yang lebih baik dan memadai  sesuai dengan penyakit yang di tangani.


langsung saja saya ceritakan pengalaman ku ya....

Disaat itu saya dinas di ruangan yang khusus menangani penyakit jantung,, di ruangan tersebut terdapat berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan jantung,,


Di saat dinas  sore itu, saya seperti biasanya datang jam 13:00 wita di ruangan f, dan langsung saya pergi melihat pasien setelah aplos dengan teman yang sip pagi, pada jam 14:00 wita saya dan teman saya datang ke satu kamar untuk menjumpai pasien kami dan pada saat itu pasien tidak ada di tempat,,,lalu kami kembali keruangan perawat dan kami pun melihat-lihat status pasien dan terapi apa yang harus kami berikan ,,,, pada saat itu datang keluarga pasin

"brorr" sapa keluarga pasien
"ya buk, ada yang bisa  bantu" jawab saya
" ini brorr cairan sudah habis" jawab keluaraga pasien

" ya buk tunggu sebentar saya ambil dulu cairanya " jawab saya


kemudian keluarga pasien kembali kekamar di mana saudaranya terbaring sakit,, sayapun segera datang untuk mengganti cairan yang habis  tersebut...



Setelah saya ganti cairan tersebut dan mengatur jalanya tetesan cairan sayapun kembali keruang perawat,," ibuk saya permisi dulu"
"ya brorr terimakasih ya" jawab pasien dan keluaraga pasien
"ya buk sama-sama " jawab saya

Sesampainya di ruangan perawat saya kembali meneruskan membaca status pasien,,
 setelah selesai saya membaca status pasien saya pun berjalan menuju di mana pasien opak p (inisial) untuk mengkaji dan melayani nya ,,,
pada saat itu bapak tidak ada di kamar melaikan ada di samping pagar pintu keluar ruangan ,,, rupanya bapakmencari udara yang segar ,,,,

"selamat sore opak!" sapa saya dan teman saya
" sore " jawab opak dan omak
"bagaimana kabarnya ini ,, sudah mendinga???" tanya saya
" ya lumayan " omak menjawap  pertanyaan saya

"omak saya boleh tanya?" saya mintak ijin untuk bertanya
"ya boleh" jawab omak
"omak asal dari mana? " tanya saya
"saya dari sorong" jawab omak
"jauhh omak" tanya saya kembali
"iya nak"jawab omak kembali

"omak ini suami omak?" tanya saya
" bukan, ini adik saya" jawab omak

saat tanya jawab berlangsung saya melihat cairan infus tidak berjalan, seperti biasnya saya pun perbaiki cairan tersebut agar  berjalan seperti mestinya karena klo cairan tersebut tidak berjalan obat yang di masukan tidak bisa masuk di tubuhnya,,, pada saat saya memperbaiki cairan tersebut omak mencium tangan teman saya dan kemudian tangan saya,, saat itu saya merasa ingin menangis ,, karena baru kali ini tangan saya di cium oleh orang yang lebih tua seharusnya saya yang mencium tangan orang  yang lebih tua itulah ajaran yang di  berikan orang tua saya dan itu sudah menjadi kebiasaan saya,,,,

saat omak mencim tangan kami omak berkata" terimakasih telah merawat opak, semoga allah memberkati kalian"

"ya  sama-sama, itu memang tugas kami " jawab saya setelah itu saya pergi ke kamar sebelah karena keluarga pasien kamar sebelah datang mengatakan kalo cairan yang terpasang pada keluarganya tersumbat,,, " omak kami permisi dulu, memperbaiki cairan di sebelah" ijin kami
" ya nak" jawab omak


Selesai memperbaiki cairan yang tersumbat tersebut kami kembali ke ruangan perawat dan menulis askep ( asuhan keperawatan )

omak tersebut menggigatkan saya kepada nenek saya yang ada di lampung,,, yang dulu pernah datang kerumah saya di pekanbaru ,,, namu sayang saya tidak tau persis tempat tingalnya ,, nenek cuman pernah bilang kalo rumah nya dekat dengan tempat pariwisata air hangat di lampung.. sebelum saya pergi ke manado saya mendapat kabar bahwa kakek saya meningal dunia ,,, saat mendengar  kabar tersebut  bada saya lemas dan meneteskan air mata ,,, sebelum kakek pulang ke lampung kakek memberi saya sebuah jeket ,,, karena saya adalah cucuk yang kakek dan nenek sayang
jaket pemberian kakek itu saya bawa kemanapun baik saat saya berkerja di perusahaan asing yang ada di perawang hinga saya ke sulawesi utara.

    Ingin rasanya saya jumpa dengan  nenek namun apa daya saya tidak mempunyai no hp nya ,, karena no hp yang ada sudah tidak aktif lagi,,

itulah cuplikan pengalaman saya yang sangat membuat saya ingin menangis,,,


SAMPAI KETEMU LAGI,,,,,,





No comments:

Post a Comment