Ivan dituding telah menganiaya asisten rumah tangganya.
Wakil Sekretaris EL-PAPI Dwi Nurdiansyah Santoso yang ditemui di gedung DPR pada Jumat, 9 Oktober 2015, mengatakan dugaan kekerasan yang dilakukan Ivan tidak pantas dilakukan. Sebab, dia berstatus sebagai anggota dewan.
"Kami ingin (dia dihukum) seberat-beratnya. Kalau dari kode etik ada sanksi pemecatan, ya itu," kata Dwi.
Selain itu, para pelapor juga menganggap kelakuan Ivan telah menodai partai berbasis Islam. Menurut mereka seharusnya Ivan bisa lebih bijak karena dia berasal dari partai Islam.
Baca juga: Anggota DPR Ivan Haz Bantah Pukul Pengasuh Anaknya
"Sikap dia itu juga tidak menunjukkan bahwa dia berasal dari partai Islam," ujar Dwi menegaskan.
Para pelapor membawa bukti berupa satu bundel pelaporan dan kutipan dari berita di media online yang diserahkan kepada MKD. Pelapor berharap dengan dilaporkannya ke MKD dapat memperberat sanksi yang diberikan kepada Ivan.
"Kami jauh-jauh dari Karanganyar karena merasa prihatin dengan adanya kejadian ini. Banyak yang berkoar-koar masalah TKW di Malaysia, tetapi kita tidak bercermin pada masalah sendiri," ujar Dwi

No comments:
Post a Comment